Cara Mengukur dan Mengetahui Lokasi Gempa Bumi
Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Untuk memahami dan memitigasi dampaknya, penting bagi kita untuk mengetahui cara gempa bumi diukur dan bagaimana lokasi pusat gempa ditentukan. 1. Deteksi Awal dengan Seismograf Gempa bumi dideteksi menggunakan alat yang disebut seismograf. Alat ini bekerja dengan merekam getaran atau gelombang seismik yang dihasilkan oleh pergerakan lempeng bumi. Di Indonesia, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memiliki jaringan seismograf yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Ketika terjadi gempa, alat ini segera mendeteksi getaran dan mencatatnya sebagai gelombang seismik. 2. Menentukan Lokasi Pusat Gempa Untuk menentukan lokasi pusat gempa atau hiposenter, ilmuwan menggunakan metode triangulasi. Data dari setidaknya tiga stasiun seismograf yang berbeda dikumpulkan dan dianalisis. Misalnya, jika terjadi gempa di wilayah Jawa Barat, seismograf di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta akan...